Selasa, 23 Juli 2013

PERBANDINGAN ANGKA KESAKITAN PLASMODIUM FALCIPARUM DAN PLASMODIUM VIVAX PADA BALITA DI DISTRIK WERBA KABUPATEN FAK-FAK PROPINSI PAPUA


ABSTRAK


            Penyakit malaria telah diketahui sejak zaman Yunani. Malaria merupakan penyakit akut dan kronik yang disebabkan oleh protozoa genus Plasmodium. Yang ditandai oleh demam paroksismal yang diawali dengan kedinginan dan menggigil kemudian berkeringat, disertai dengan lemah lesu, anemia dan hepatosplenomegali.  
            Di Indonesia malaria tersebar di seluruh pulau dengan derajat endemisitas yang berbeda. Spesies yang terbanyak dijumpai adalah Plasmodium falcifarum dan Plasmodium vivax. Di Indonesia Timur yang terbanyak adalah Plasmodium falciparum dan Plasmodium malariae. Plasmodium ovale merupakakn spesies terjarang yang pernah ditemukan di Papua dan NTT. Di Jawa dan Bali yang terbanyak adalah Plasmodium vivax.
data primer diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium yaitu ditemukannya parasit malaria pada sediaan darah tipis anak usia 0-5 tahun di Desa Werba Distrik Werba Kabupaten Fak-fak Propinsi Papua. Dan penelitian dilakukan secara deskriptif dengan metode cross sectional.
Dari hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa presentase angka parasit malaria terhadap 50 sampel darah adalah sebesar 26% angka formula parasit dari  Plasmodium falcifarum adalah 53,85% sedangkan Plasmodium vivax adalah 46,15%, hal ini menunjukkan bahwa Plasmodium falcifarum sangat dominan di Distrik Werba. spesies Plasmodium yang dominant di Distrik Werba tersebut adalah dari spesies Plasmodium falcifarum.

Kata kunci :
Anak usia 0-5 tahun,  Plasmodium falcifarum, Plasmodium vivax.
Peneliti :
N I K O L A S   E G U (Nim : P. 27834003082)
D3 Analis Kesehatan Surabaya (2006)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar