Selasa, 23 Juli 2013

ANGKA KESAKITAN PENYAKIT MALARIA YANG DISEBABKAN OLEH PLASMODIUM VIVAX PASCA KERUSUHAN AMBON DI KECAMATAN SIRIMAU PROPINSI MALUKU


ABSTRAK

Penyakit malaria adalah suatu penyakit infeksi yang menyerang sel darah merah, disebabkan oleh empat spesies Protozoa dari genus Plasmodium  yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Anopheles betina dan ditandai dengan gejala demam, anemia dan splenomegali. Keempat spesies itu adalah Plasmodium falciparum, Plasmodiun vivax, Plasmodium malariae, dan Plasmodium ovale.
Penyakit malaria biasa menyerang manusia tanpa mengenal umur dan jenis kelamin. Penyakit malaria merupakan penyakit musim hujan yaitu tepatnya terakhir hujan karena dapat meningkatkan populasi nyamuk dan terjadinya episdemis malaria. Penularan tertinggi penyakit malaria hanya pada daerah endemis saja, tetapi akibat perpindahan penduduk dan arus transportasi yang cepat, penderita malaria bisa dijumpai di daerah non endemis.
Kebiasaan manusia yang berada di luar rumah sampai larut malam, tidak memakai baju, lingkungan kurang bersih, apabila tidur tidak menggunakan kelambu dan obat nyamuk yang akan memudahkan gigitan nyamuk Anopheles.
Penularan manusia dilakukan oleh nyamuk Anopheles betina dengan cara menggigit manusia secara langsung. Selain itu, juga bisa melalui transfusi darah atau jarum suntik yang terkontaminasi Plasmodium, serta ibu hamil pada bayinya. Penyakit malaria merupakan penyakit yang penyebarannya did um\nia sangat luas. Penduduk yang terjangkit malaria  berjumlah sekitar 2,3 miliar atau 4,1 % dari penduduk dunia.
Tingkat kesadaran masyarakat tentangbahaya malaria perlu ditingkatkan yaitu dengan cara menyehatkan lingkungan, menghindari atau mengurangi kontak atau gigitan nyamuk Anopheles, membunuh nyamuk dewasa, membunuh jentik, mengurangi tempat perindukan dan juga melalui vaksinasi. Obat anti malaria sebaiknya yang efektif terhadap semua jenis dan dan stadium parasit, menyembuhkan infeksi akut atau kronik, efek samping ringan, toksisitas rendah dan harga dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, contoh : Klorokuin, Kina, Primakuin, Pirimitamin dan Sulfadoksin.
Dari hasil penelitian yang dilakukan pada tanggal 25 April sapai dengan 12 Mei 2005 di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Propinsi Maluku dari 30 pasien yang positif terinfeksi penyakit malaria Plasmodium vivax dengan menggunakan metode Giemsa adalah 66,7 %. Jadi penduduk di Kecamatan Sirimau yang dulu belum banyak ditemukan terinfeksi malaria tetapi sekarang dapat ditemukan penyakit malaria oleh karena perpindahan penduduk akibat kerusuhan Ambon ke daerah yang endemis malaria dan penduduk tersebut menjadi carier penyakit malaria.

Kata Kunci :
·         Perpindahan penduduk pasca kerusuhan Ambon
·              Penyakit malaria

Peneliti :
SHERLY FLORENSE T. POLNAYA (NIM : 026082)
D3 Analis Kesehataan Surabaya (2005)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar