Selasa, 23 Juli 2013

PENGARUH KARBON MONOKSIDA PADA ROKOK TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN


ABSTRAK


Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang lazim ditemui dalam kehidupan sehari-hari tetapi memberikan dampak negatif bagi kesehatan manusia. Asap rokok yang dihirup perokok mengandung komponen gas dan pertikel berbahaya seperti nikotin, tar, karbondioksida dan lain-lain utamanya adalah karbon monoksida (CO). Disamping itu berpengaruh negatif pula bagi hemoglobin (Hb) tubuh yang berperan penting bagi pengaturan oksigen tubuh.
Rancang bangun dalam penelitian ini adalah Deskriptif dengan teknik analisa kualitatif dan kuantitatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh karbon monoksida dengan peningkatan kadar hemoglobin pada perokok aktif. Analisa data kadar HbCO menggunakan metode sel difusi conwey dan kadar Hb menggunakan metode sianmethemoglobin. Lokasi penelitian dilakukan di RSI NU Lamongan tanggal 17 Juli 2006.
Hasil penelitian ini didapatkan data bahwa kadar HbCO yang terendah adalah 12,46 % dan tertinggi adalah 29,36 %, sedangkan pemeriksaan kadar Hb diperoleh data yang terendah adalah 12,55 gr/dl dan tertinggi adalah 16,27 gr/dl.
Kesimpulan dalam penelitian ini tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara karbon monoksida dengan peningkatan kadar hemoglobin pada perokok aktif. Rujukan dalam penelitian ini adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan faktor dan responden yang lebih kompleks.

Kata Kunci : Karbon monoksida, Hemoglobin.

peneliti : 
 EKO PRIYANTO ( Nim : P. 27834003068)
D3 Analis Kesehatan Surabaya(2006)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar