ABSTRAK
Merokok
merupakan salah satu kebiasaan yang lazim ditemui dalam kehidupan sehari-hari
tetapi memberikan dampak negatif bagi kesehatan manusia. Asap rokok yang
dihirup perokok mengandung komponen gas dan pertikel berbahaya seperti nikotin,
tar, karbondioksida dan lain-lain utamanya adalah karbon monoksida (CO).
Disamping itu berpengaruh negatif pula bagi hemoglobin (Hb) tubuh yang berperan
penting bagi pengaturan oksigen tubuh.
Rancang bangun dalam penelitian ini adalah Deskriptif
dengan teknik analisa kualitatif dan kuantitatif. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui pengaruh karbon monoksida dengan peningkatan kadar
hemoglobin pada perokok aktif. Analisa data kadar HbCO menggunakan metode sel
difusi conwey dan kadar Hb menggunakan metode sianmethemoglobin.
Lokasi penelitian dilakukan di RSI NU Lamongan tanggal 17 Juli 2006.
Hasil penelitian ini didapatkan data bahwa kadar
HbCO yang terendah adalah 12,46 % dan tertinggi adalah 29,36 %, sedangkan
pemeriksaan kadar Hb diperoleh data yang terendah adalah 12,55 gr/dl dan
tertinggi adalah 16,27 gr/dl.
Kesimpulan dalam penelitian ini tidak terdapat
pengaruh yang signifikan antara karbon monoksida dengan peningkatan kadar
hemoglobin pada perokok aktif. Rujukan dalam penelitian ini adalah perlu
dilakukan penelitian lebih lanjut dengan faktor dan responden yang lebih
kompleks.
Kata Kunci : Karbon monoksida, Hemoglobin.
peneliti :
EKO
PRIYANTO ( Nim : P. 27834003068)
D3 Analis Kesehatan Surabaya(2006)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar