ABSTRAK
Air merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi kelangsungan hidup semua mahluk, terutama bagi manusia. Jika kehilangan air 15% dari berat badan dapat mengakibatkan kematian. Ketersediaan air harus memenuhi persyaratan kesehatan, baik bakteriologis, kimiawi, radioaktif dan fisik. Untuk itu pemerintah telah menetapkan peraturan mengenai standar kualitas air sesuai Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 907/Menkes/SK/VII/2002, karena air yang tidak memenuhi syarat dapat menimbulkan gangguan kesehatan.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan bakteri Coliform yang terdapat dalam air minum isi ulang pada depot air minum isi ulang di wilayah Mulyorejo kota Surabaya sesudah proses pengolahan yang kemudian dibandingkan dengan standar kualitas air minum. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 hari dengan besar sampel sebanyak 10 sampel yang diambil sebanyak 1000 ml dari tiap depot yang berbeda setelah proses pengolahan pada depot air minum isi ulang di wilayah Mulyorejo kota Surabaya.
Dari hasil penelitian kandungan MPN Coliform pada 10 depot air minum isi
ulang sesudah proses pengolahan adalah 70% memenuhi syarat kualitas sebagai air
minum, 30% tidak memenuhi syarat kualitas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
kualitas air minum isi ulang olahan depot air minum isi ulang di wilayah Mulyorejo
khususnya kandungan MPN Coliform 30%
dari 10 depot tidak memenuhi persyaratan kualitas sesuai dengan standar
kualitas air minum.
Dari hasil penelitian disarankan bahwa
masyarakat yang mengkonsumsi air minum isi ulang harus direbus jika dibiarkan
dalam galon dalam jangka waktu yang
lama, Kepada peneliti lain supaya melakukan penelitian parameter yang lain, Kepada
Pemerintah supaya melaksanakan pengawasan kualitas air secara reguler untuk
menjamin keamanan produk bagi konsumen dalam rangka peningkatan kualitas air
minum.
Kata kunci : MPN Coliform, air isi ulang.
Peneliti :
AGUSTINUS WOMSIWOR
NIM :
026057
D3 Analis Kesehatan Surabaya (2005)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar