Senin, 25 November 2013

Analisa Kadar Alkohol pada Sopi


Telah dilakukan penelitian terhadap kadar Alkohol pada nira aren (Sopi) di daerah minuman tradisional daerah Maluku. Nira Aren atau Sopi yang diolah secara tradisional di Indonesia pada umumnya diperoleh dari pohan lontar, aren, dan pohon kelapa sebagai bahan bakunya dan diolah secara destilasi sederhana, namun untuk pengukuran kadarnya  pada umumnya tidak dilakukan hingga tidak diketahui dengan pasti kadar Alkohol yang terdapat pada Nira Aren atau Sopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar alkohol pada nira aren minuman tradisional daerah Maluku. Metode penelitian ini adalah metode deskritif dengan teknik analisa kuantitatif. Sampel nira aren (Sopi) sebanyak 20 sampel dengan teknik sampling secara random atau acak. Hasil Peneitian didapatkan kadar alkohol terendah adalah 20,13%  dan kadar tertinggi adalah  71,53%  dengan nilai rerata dari ke 20 sampel nira aren (Sopi) adalah  37,41%. Dari Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 661/MENKES/SK/VII/1994 tentang obat tradisional ternyata nira aren tergolong  sari jamu yang kadar etanolnya tidak lebih dari 1 % (v/v) pada suhu 20ÂșC, sedangkan Sopi yang kami teliti >1% dengan kadar tendah 20,13%  dari 20 sampel yang kami teliti, sedangkan produk minuman beralkohol hasil produksi suatu perusahaan yang beredar dikalangan masyarakat ditetapkan syarat mutunya oleh pemerintah terutama kadar alkoholnya misalnya wine kadar alkoholnya antara 11 – 18 %, whisky dan brandy kadar alkohol tidak boleh melebihi 30 %, dan arak yang kadar alkoholnya juga tidak boleh lebih dari 38 % (Kimia Makanan dan Minuman, Depkes RI, !989). Kesimpulan dari penelitian ini adalah nira aren (Sopi) sebagai minuman tradisional daerah Maluku  didapatkan kadar alkohol terendah adalah  20,13%  dan kadar tertinggi adalah  71,53%  dengan nilai rerata dari ke 20 sampel nira aren (Sopi) adalah  37,41%.  Sehingga tidak bisa digolongkan sari jamu karena kadar etanolnya >1%.



Peneliti :
MEIRITZYA.LATUL
NIM. P27834003078
Jurusan Analis Kesehatan
Politeknik Kesehatan Surabaya
2006